:: Assalamualaikum & Selamat Datang ke Baby Zara E Shop ::

Urusniaga secara ONLINE sahaja

Sebarang pertanyaan, sila hubungi /
SMS / Whatsapp ke 019-5525849 (Nursyafazillah Mohd Salleh)


EMAIL : assyifa251086@gmail.com


All items are READY STOCK !!!!

SERIOUS BUYER only !!!!


* HARGA YG TERTERA ADALAH NORMAL PRICE..SETIAP PEMBELIAN AKAN MENDAPAT HARGA DISKAUN....CPT2 ORDER YE..

Monday, June 22, 2009

HAPPY FATHER'S DAY

kisah seorang bapa



Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada
ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap
wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang
terbongkok-bongkok, disertai suara batuk-batuknya.

Anak perempuan itu bertanya pada ayahnya : "Ayah, mengapa wajah ayah kian
berkerut-merut dengan badan ayah yang kian hari kian membongkok ?"
Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang berehat di beranda.

Si ayah menjawab : "Sebab aku lelaki."

Anak perempuan itu berkata sendirian : "Aku tidak mengerti"…

Dengan kerut-kening kerana jawapan ayahnya membuatnya termenung rasa kebingungan.

Ayah hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian si ayah mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang lelaki." Demikian bisik Si ayah, yang membuat anaknya itu bertambah kebingungan.

Kerana perasaan ingin
tahu, kemudian si anak itu mendapatkan ibunya lalu bertanya kepada
ibunya : "Ibu, mengapa wajah Ayah jadi berkerut-merut dan badannya kian
hari kian membongkok? Dan sepertinya ayah menjadi demikian tanpa ada
keluhan dan rasa sakit ?"

Ibunya menjawab : "Anakku, jika seorang lelaki yang benar-benar bertanggungjawab terhadap keluarga itu memang akan demikian."

Hanya
itu jawapan si ibu. Si anak itupun kemudian membesar dan menjadi
dewasa, tetapi dia tetap juga masih tercari-cari jawapan, mengapa wajah
ayahnya yang tampan menjadi berkerut-merut dan badannya menjadi
membongkok?

Hingga pada suatu malam, dia bermimpi. Di dalam
impian itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun
jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata
suatu rangkaian kalimah sebagai jawapan rasa kebingungannya selama ini.



"Saat Ku-ciptakan lelaki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta
sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan
berusaha untuk menahan setiap hujungnya, agar keluarganya merasa aman,
teduh dan terlindung."



"Ku ciptakan bahunya yang kuat dan
berotot untuk membanting-tulang menghidupi seluruh keluarganya dan
kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh
keluarganya."



"Ku berikan kemahuan padanya agar selalu berusaha
mencari sesuap nasi yang berasal dari titisan keringatnya sendiri yang
halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali
dia mendapat cercaan dari anak-anaknya".



"Ku berikan keperkasaan
dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi
keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi
keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan dan
kesejukan kerana tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga
perkasanya dicurahkan demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat,
adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan
hasil dari jerih-payahnya."



"Kuberikan kesabaran, ketekunan
serta kesungguhan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan
membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap
perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerapkali menyerangnya".



"Ku berikan perasaan cekal dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai
dan mengasihi keluarganya, didalam suasana dan situasi apapun juga,
walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai
hatinya.

Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan
perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap.
Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat
dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling
menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara."



"Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengertian dan
kesedaran terhadap anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang,
walaupun seringkali ditentang bahkan dikotak-katikkan oleh
anak-anaknya."



"Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya
untuk memberikan pengetahuan dan menyedarkan, bahawa isteri yang baik
adalah isteri yang setia terhadap suaminya, isteri yang baik adalah
isteri yang senantiasa menemani, dan bersama-sama menghadapi perjalanan
hidup baik suka mahupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu
akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada isteri, agar tetap
berdiri, bertahan, sepadan dan saling melengkapi serta saling
menyayangi."



"Ku berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti,
bahawa lelaki itu senantiasa berusaha sekuat daya fikirnya untuk
mencari dan menemukan cara agar keluarganya dapat hidup didalam
keluarga bahagia dan badannya yang terbongkok agar dapat membuktikan,
bahawa sebagai lelaki yang bertanggungjawab terhadap seluruh
keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta
segenap perasaannya, kekuatannya, kesungguhannya demi kelanjutan hidup keluarganya."



"Ku berikan kepada lelaki tanggungjawab penuh
sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga ( seri / penyokong
), agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah
kelebihan yang dimiliki oleh lelaki, walaupun sebenarnya tanggungjawab
ini adalah amanah di dunia dan akhirat."



Terkejut si anak dari
tidurnya dan segera dia berlari, berlutut dan berdoa hingga menjelang
subuh. Setelah itu dia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdoa, ketika
ayahnya berdiri si anak itu menggenggam dan mencium telapak tangan
ayahnya.

"Aku mendengar dan merasakan bebanmu, ayah."



Happy Father's Day to all great fathers!!!

* Diforward oleh kwn..

No comments:

Post a Comment